Search

Gaza: Kita harus mencegah serangan besar-besaran di Rafah, pinta PBB

Aulanews.id – Peringatan itu muncul ketika badan pengungsi Palestina PBB, UNRWA, melaporkan bahwa selama seminggu terakhir hampir 300.000 orang kini telah meninggalkan Rafah menyusul perintah militer Israel untuk melakukan evakuasi lebih lanjut dari daerah tersebut.

“Tidak ada tempat yang aman untuk dituju,” badan tersebut memperingatkan dalam pesannya di X.

Konsekuensi bencanaDalam percakapan telepon pada hari Sabtu, Sekjen PBB António Guterres dan Perdana Menteri serta Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani sepakat bahwa “Operasi militer besar-besaran di Rafah akan menimbulkan konsekuensi yang sangat besar dan harus dicegah,” menurut laporan percakapan yang diterbitkan oleh kantor juru bicara Sekretaris Jenderal.

Baca Juga:  5 Negara Punya Wisata Gurun Pasir

“Sekretaris Jenderal menyatakan apresiasi yang mendalam atas upaya mediasi Qatar yang berkelanjutan untuk menengahi kesepakatan gencatan senjata mendesak di Gaza dan pembebasan sandera segera,” katanya.

Tuan Guterres juga membahas situasi di Gaza pada hari Minggu di Kota Kuwait dengan Emir Kuwait, Sheikh Meshal Al-Ahmad Al-Jaber.

Dalam komentarnya kepada pers pada hari Minggu, Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Volker Türk, mengatakan dia “sangat tertekan oleh kerusakan yang cepat di Gaza ketika pasukan Israel mengintensifkan serangan udara mereka” di seberang Gaza.

Ia juga menyatakan keprihatinannya atas laporan tembakan roket sembarangan dari Gaza.

‘Ke mana mereka harus pergi sekarang?’Mr Türk mencatat bahwa perintah evakuasi terbaru dari tentara Israel mengkhawatirkan hampir satu juta orang di Rafah. Sejak militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi awal pada 6 Mei, lebih dari 278.000 warga Gaza telah meninggalkan Rafaharea yang dianggap sebagai zona aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Aulanews.id, Jeddah – Dua kelompok terbang (kloter) jamaah haji Indonesia yaitu JKG 27 dan kedatangan gelombang dua di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAIA) Jeddah pukul 3.30 waktu Arab Saudi...

Kiai Bertutur

Sosial

Add New Playlist