Search

Ditetapkan jadi Tersangka Suap

Aulanews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Direktur PT Tabi Bangun Papua Rijatono Lakka sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua. “Menindaklanjuti masuknya laporan masyarakat yang selanjutnya dilakukan pengumpulan berbagai informasi dan data valid sehingga ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan berlanjut ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan mengumumkan tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/1/2023).

Alex mengatakan untuk kebutuhan penyidikan, tim penyidik menahan tersangka RL selaku pemberi suap LE selama 20 hari pertama terhitung mulai 5 Januari 2023 sampai dengan 24 Januari 2023 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Sebelum ditahan, KPK telah memeriksa tersangka RL terlebih dahulu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/1/2023). Sementara tersangka LE belum dilakukan penahanan oleh KPK.

Baca Juga:  Ternyata Ini Kasus Anak Bunuh Ibu di Depok Karena Gelapkan Uang Perusahaan Keluarga

Tersangka LE sebagai penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sementara tersangka RL sebagai pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) atau Pasal 5 ayat (2) dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.(Vin)

Presiden Jokowi menerima delegasi Microsoft di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (30/04/2024). (Foto: BPMI Setpres/Vico) Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima delegasi Microsoft di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (30/04/2024)....

Kiai Bertutur

Sosial

Add New Playlist