Simulasi Prabowo berpasangan Erick, tetap paling unggul dibanding Ganjar-Sandi dan Anies-AHY. Prabowo-Erick dipilih oleh 38.9%. Ganjar-Sandi dipilih oleh 34.4%. Anies-AHY dipilih oleh 15.8%.
Jika Prabowo berpasangan Airlangga, pasangan itu juga masih paling unggul dibanding Ganjar-Sandi dan Anies-AHY. Prabowo-Airlangga dipilih 37.5%. Ganjar-Sandi dipilih oleh 35.9%. Anies-AHY dipilih oleh 20.2%.
Menurutnya, posisi elektabilitas Prabowo sudah cukup tinggi sebagai Capres. Siapapun jadi wakil presidennya, tidak lagi terlalu menjadi faktor penentu kemenangan. “Dari simulasi empat nama di atas, baik dipasangkan dengan Gibran, Erick, Airlangga atau Muhaimin, pasangan Prabowo memimpin,” ungkap Ardian.
Kekuatan Gibran dibandingkan Cawapres Erick, Airalngga, dan Muhaimin. Popularitas Gibran paling tinggi dibandingkan Erick, Airlangga dan Muhaimin. Popularitas Gibran pun sebesar 66.5%, Erick sebesar 61.8%. Airlangga 52.3%, sedangkan Muhaimin hanya 43.1%.(Vin)