Search

Presiden Joko Widodo Akui Peran Bulog Sebagai Penyangga Stabilitas Pangan dalam Melewati Masa Rawan

 

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

 

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

 

Baca Juga:  Terbaru! 20 Laporan di Kepolisian Terkait Rocky Gerung, Begini Nasibnya Sekarang

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

 

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

 

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

 

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

Baca Juga:  Muktamar NU 2021, Gus Dur Menyiapkan Calon Ketum PBNU Yahya Cholil

 

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

 

Aulanews.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (27/3) Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli.

Setelahnya Presiden Jokowi melakukan kegiatan penyaluran beras Bantuan Pangan ke 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam menjaga ketahanan pangan khususnya Bulog yang berhasil melalui masa rawan dengan baik.

Menurutnya, program pemerintah seperti Bantuan Pangan ini merupakan salah satu bukti yang menunjukan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Negara yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali, sehingga kalau kita baca dan kita dengar di beberapa negara banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan.”

“Kita Alhamdulillah berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada.”

“Stok di Bulog juga masih ada sebanyak 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk disini.” jelas Presiden.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah bersiap menghadapi minggu terakhir bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Dirinya juga menekankan bahwa pihaknya bersama BUMN bidang pangan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan strategis agar harga pangan dapat terkendali dan menghindari terjadinya lonjakan harga secara drastis.

Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan ketersediaan di Gudang Bulog Kalangkangan Tolitoli. (Jennaira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kanye West dan Julia Fox pertama kali bertemu pada Malam Tahun Baru 2021 di Miami, Florida. Beberapa hari setelah pertemuan mereka, keduanya praktis tidak dapat dipisahkan. Setelah beberapa hari di...

Kiai Bertutur

Sosial

Add New Playlist