Atlet gateball Indonesia Yonathan Purnama mengungkapkan selama turnamen berlangsung mampu mempelajari gaya permainan lawan yang menerapkan strategi pressure tinggi. “Perbedaan kultur antara permainan gateball di Indonesia dengan di Taiwan. Kita belajar di beregu itu, menurut saya sendiri sebagai kapten itu memberikan pressure yang sangat tinggi jadi di beregu kita gugur. Tapi hari berikutnya, Saya mempelajari bagaimana permainan mereka? Strategi apa
yang dibutuhkan? Analisis saya ternyata berhasil. Apa saja yang diperlukan untuk tim dan memberikan poin yang banyak kepada tim. Di sini saya puji tuhan dapat juara satu ganda campuran dan triple campuran mendapatkan juara triple,” tutur Yonathan Purnama.(Vin)